Cerita pengalaman pribadi

JUDUL:KETERLAMBATAN WAKTU

 Pagi itu,udara terasa segar,sejuk dan penuh harapan.Hari senin yang cerah dengan langit yang biru seolah menjadi tanda hari itu akan menjadi hari yang baik.Namun teryata tidak seperti yang aku harapkan,hari itu justru dimulai dengan kegelisahan yang tidak biasa,aku memang bangun sedikit siang dari biasanya karena lagi datang bulan jadi tidak sholat.Aku bangun tidur,mandi,memakai seragam dan sepatu seperti biasanya dan menunggu waktu yang masih ada beberapa menit itu aku memainkan handphone lalu waktu menunjukkan pukul 05.48 waktu dimana biasanya aku jalan kesekolah dan memesan ojek online biasanya menunggunya sekitar 2-3 menit.Disaat pesan ojek online semua baik baik saja seolah tidak terjadi apapun setelah berapa menit kemudian ojek online yang dipesan tidak sampai depan rumahku,teryata dia tersesat jauh sekali dari alamat rumahku,aku telfon dan chat drivernya respon nya lama sekali sangat menghabiskan waktuku untuk pergi ke sekolah waktu menunjukkan pukul 06.07,dalam keadaan buru-buru aku hanya bisa berfikir satu hal:aku harus cepat.Tapi semakin aku berusaha cepat,semakin banyak hal yang menghambatku.Aku putuskan untuk cansel driver sebelumnya dan memesan ojek online lagi teryata lokasi ojek online nya lumayan jauh dari rumahku dan menunggunya lagi selama 5 menit.Setelah driver ojek online itu datang aku berangkat sekolah dengan wajah yang tidak seperti biasanya aku takut terlambat sampai sekolah.Sepanjang jalan aku hanya bisa melihat detik-detik yang berlalu dengan cepat.Waktu seakan lebih cepat dari biasanya aku mencoba menenangkan diri dan berfikir bahwa keterlambatan ini hanya masalah kecil,dan sialnya di jalan pasar Kramat jati macet sekali,sempat berfikir ingin berputar balik dan tidak ingin sekolah tapi aku kubur dalam-dalam niat ku tadi dan beberapa menit kemudian jalan mulai lancar dan melanjutkan perjalanan,setelah sampai TMII sudah jam 06.30 pastinya aku terlambat rasa cemas yang terus tumbuh mengganggu pikiranku sampainya di sekolah pukul 06.37 aku tahu,meskipun aku sudah berusaha keras akan tetap terlambat,dan ternyata ku kira aku terlambat sendirian teryata tidak ada banyak murid yang terlambat datang.Lalu aku baris di lapangan luar sampai upacara selesai,setelah sampai teryata banyak yang baru datang lagi setelah di hitung hitung mungkin sebanyak 30 siswa lalu aku menulis nama di buku telat dan berjalan jongkok teryata tidak sampai disitu aku dan teman-teman menulis memo dan di tanda tangan kan wali kelas.Dan aku masuk ke kelas bersama teman yang terlambat juga teryata guru sudah masuk ke dalam kelas pelajaran hampir di mulai lalu semua teman teman ku melihat kearah ku dan temanku yang terlambat juga,aku tidak biasanya di tatap seperti ini perasaan malu ditatap banyak mata seperti itu.Aku duduk di tempat biasa ku duduk lalu bercerita pengalaman yang tidak menyenangkan ini kepada temanku yang tidak ingin ku ulangi nya,semoga cukup sekali seumur hidup.Dan sepulangnya sekolah di sepanjang jalan aku masih saja memikirkan kejadian tadi pagi masih tidak menyangka semua terjadi padaku,setelah sampai rumah aku exited menceritakan semua ke mamaku.Mamaku tidak memarahi aku dia hanya membicarakan dan bilang jadikan ini pelajaran.

Keterlambatan itu,bukanlah akhir dari segalanya sesuatu yang bisa dihindari jika ia berhati-hati dan disiplin dengan waktu dan walaupun mengganggu,justru memberiku pelajaran penting:kadang kita perlu berhenti sejenak,memberi diri kita untuk bernafas,dan tidak perlu merasa tertekan untuk mengejar setiap detik yang berlalu.Waktu tidak akan pernah berhenti,tetapi kita bisa memilih bagaimana kita menghadapinya.

Hari itu,meskipun ada kegagalan kecil dalam disiplin waktu aku merasa menjadi pribadi yang lebih kuat dan siap untuk menghadapi tantangan hidup lainnya.Aku belajar untuk lebih santai dan menikmati setiap momen yang ada,tanpa merasa terburu buru.Karena,seperti yang aku sadari,keterlambatan bisa saja membawa kita pelajaran yang sangat berharga,aku kini tahu bahwa kehidupan lebih dari sekedar jarum jam yang berputar.Terkadang,kita harus belajar untuk sedikit terlambat agar bisa merasakan dan memahami lebih banyak hal yang ada disekitar kita,pelajaran untuk menghargai waktu yang ada dan menjalani hidup dengan lebih bijaksana. 

Keterlambatan pada akhirnya bukanlah sebuah kekalahan,melainkan sebuah kesempatan untuk belajar tentang ketangguhan,kesabaran,dan cara kita menyikapi setiap detik yang terus bergerak tanpa henti.

Comments

Popular Posts